Pemilik Emas Pegadaian Bisa Pesta Pora, Hari Ini Harganya Terbang

Karyawan menunjukkan emas Antam di gerai Galeri 24 Pegadaian di Jakarta, Senin (5/12/2022). Harga emas batangan di PT Pegadaian bergerak stagnan pada perdagangan hari ini, Senin (5/12/2022). Pegadaian sendiri menjual berbagai jenis emas, yaitu emas Antam, Antam Retro, Antam Batik, dan UBS. Ukurannya pun dijual beragam, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 1.033.000. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga emas batangan yang dijual di PT Pegadaian menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (28/5/2024).

Pegadaian sendiri menjual berbagai jenis emas, yaitu emas dan Galeri 24, Antam dan UBS, Ukurannya pun dijual beragam, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Emas Galeri24 harganya Rp1.327.000 per gram, naik Rp9.000. Rata-rata harga emas di beragam satuan turun 0,66%. Emas Galeri24 sendiri tersedia lengkap mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Pada perdagangan hari ini emas Antam harga 1 gram tercatat 1.367.000, menguat Rp6.000 per gram. Rata-rata harga emas jenis Antam di berbagai ukuran naik 0,5% dibandingkan perdagangan kemarin. Emas ini tersedia mulai ukuran/satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram.

UBS yang dikeluarkan PT Untung Bersama Sejahtera harganya Rp1.315.000 per gram, lebih rendah Rp13.000. Rata-rata harga emas di beragam satuan terungkit 1%. Emas UBS sendiri tersedia lengkap mulai ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.

Harga emas di Pegadaian melesat pada perdagangan hari ini didorong oleh penguatan harga emas dunia. Merujuk data Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$ 2.350,74 per troy ons, menguat 0,73% pada perdagangan Senin kemarin.

“Emas telah menderita karena komentar yang lebih hawkish dari pejabat The Fed dan data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan, sehingga pelaku pasar kembali mengubah waktu penurunan suku bunga pertama The Fed,” kata Giovanni Staunovo, analis UBS, dikutip dariReuters.

Pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) mengindikasikan bahwa kemungkinan akan memakan waktu lebih lama dari perkiraan sebelumnya agar inflasi bisa turun menjadi 2%, berdasarkan risalah pertemuan kebijakan terbarunya pada pekan lalu.

Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan pada Jumat lalu bahwa ada kemungkinan suku bunga utama yang mempengaruhi potensi kebijakan moneter akan meningkat di masa depan setelah bertahun-tahun mengalami penurunan. Namun, Waller mengatakan masih terlalu dini jika hal tersebut akan terjadi.

Alhasil, peluang penurunan suku bunga kian menyusut, melansir perhitungan CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan 46,5% penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bp) pada September. Peluang ini turun dari sebelumnya yang mencapai 59%.

Meskipun emas sering kali dianggap sebagai pelindung terhadap inflasi, tetapi suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memiliki aset yang tidak memberikan imbal hasil.

togel2win

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*